Setelah menyelesaikan tutorial ini, Anda akan mampu:
- Memasang Miniconda di komputer.
- Membuat virtual environment untuk memisahkan proyek.
- Berpindah dari satu environment ke environment lain.
- Memasang dan menjalankan Jupyter Notebook.
- Menulis dan menjalankan program Python sederhana.
- Pengenalan
- Instalasi Miniconda di Windows
- Instalasi Miniconda di macOS
- Memeriksa Hasil Instalasi
- Membuat Virtual Environment
- Berpindah Antar Environment
- Memasang Jupyter Notebook
- Menjalankan Jupyter Notebook
- Program Hello World di Jupyter Notebook
- Program Hello World dalam File Python
- Ringkasan Perintah
- Masalah yang Sering Terjadi
| Istilah | Penjelasan |
|---|---|
| Python | Bahasa pemrograman yang akan digunakan. |
| Miniconda | Program instalasi berukuran kecil yang berisi Python dan conda. |
| conda | Alat untuk memasang paket dan mengelola environment. |
| Virtual environment | Ruang kerja Python yang terpisah. Setiap environment punya versi Python dan paket sendiri. |
| Jupyter Notebook | Aplikasi berbasis browser untuk menulis dan menjalankan kode Python per bagian. |
Bayangkan environment seperti kotak alat terpisah untuk setiap pekerjaan. Jika satu kotak berantakan, kotak lain tetap rapi.
Manfaatnya:
- Kesalahan pemasangan paket tidak merusak sistem utama.
- Setiap mata kuliah atau proyek dapat memakai versi paket yang berbeda.
- Environment yang bermasalah dapat dihapus dan dibuat ulang dalam beberapa menit.
Pasang Miniconda → Buat environment → Aktifkan environment
↓
Tulis program ← Jalankan Jupyter ← Pasang Jupyter Notebook
Buka tautan berikut di browser:
https://repo.anaconda.com/miniconda/Miniconda3-latest-Windows-x86_64.exe
File Miniconda3-latest-Windows-x86_64.exe (sekitar 100 MB) akan tersimpan di folder Downloads.
Klik dua kali file installer, lalu ikuti pilihan berikut:
| Layar | Pilihan |
|---|---|
| Welcome | Klik Next |
| License Agreement | Klik I Agree |
| Select Installation Type | Pilih Just Me (recommended) |
| Choose Install Location | Biarkan default: C:\Users\NamaUser\miniconda3 |
| Advanced Options | Centang Create shortcuts Centang Register Miniconda3 as my default Python Jangan centang Add Miniconda3 to my PATH environment variable |
| Installing | Tunggu 2–5 menit |
| Completing | Klik Next, lalu Finish |
Catatan: Jika nama pengguna Windows Anda mengandung spasi (contoh:
C:\Users\Nama User), ubah lokasi instalasi menjadiC:\miniconda3. Path yang mengandung spasi sering menyebabkan error.
Klik tombol Start, ketik Anaconda Prompt, lalu buka aplikasinya.
Semua perintah pada tutorial ini dijalankan melalui Anaconda Prompt, bukan Command Prompt biasa.
Lanjut ke Bagian 4.
Buka Terminal melalui Launchpad → Other → Terminal, lalu ketik:
uname -m| Hasil | Jenis Mac | Installer yang dipakai |
|---|---|---|
arm64 |
Apple Silicon (M1–M4) | Miniconda3-latest-MacOSX-arm64.sh |
x86_64 |
Intel | Miniconda3-latest-MacOSX-x86_64.sh |
cd ~/Downloads
curl -O https://repo.anaconda.com/miniconda/Miniconda3-latest-MacOSX-arm64.shUntuk Mac Intel, ganti arm64 menjadi x86_64 pada perintah di atas.
bash Miniconda3-latest-MacOSX-arm64.shInstaller akan mengajukan beberapa pertanyaan. Jawablah sebagai berikut:
| Pertanyaan di layar | Jawaban |
|---|---|
Please, press ENTER to continue |
Tekan Enter |
| Teks perjanjian lisensi | Tekan Spasi berulang sampai selesai |
Do you accept the license terms? |
Ketik yes, lalu Enter |
Miniconda3 will now be installed into this location |
Tekan Enter |
Do you wish to update your shell profile? |
Ketik yes, lalu Enter |
source ~/.zshrcAtau tutup Terminal, lalu buka kembali.
Pada Anaconda Prompt (Windows) atau Terminal (macOS), ketik:
conda --versionHasil yang benar berupa nomor versi:
conda 26.5.3
Perhatikan juga awal baris perintah. Jika instalasi berhasil, akan muncul tulisan (base):
(base) C:\Users\NamaUser>
Tulisan (base) menandakan environment bawaan sedang aktif. Environment ini tidak digunakan untuk bekerja. Pada bagian berikutnya, kita akan membuat environment sendiri.
conda create -n praktikum python=3.12Penjelasan perintah:
| Bagian | Arti |
|---|---|
conda create |
Perintah untuk membuat environment |
-n praktikum |
Nama environment, yaitu praktikum |
python=3.12 |
Versi Python yang dipasang di environment tersebut |
Ketika muncul pertanyaan Proceed ([y]/n)?, ketik y lalu tekan Enter.
Jika muncul pesan error Terms of Service, jalankan dua perintah berikut, lalu ulangi perintah
conda createdi atas:conda tos accept --override-channels --channel https://repo.anaconda.com/pkgs/main conda tos accept --override-channels --channel https://repo.anaconda.com/pkgs/rKhusus Windows, tambahkan juga:
conda tos accept --override-channels --channel https://repo.anaconda.com/pkgs/msys2
conda env listHasilnya:
# conda environments:
#
base * C:\Users\NamaUser\miniconda3
praktikum C:\Users\NamaUser\miniconda3\envs\praktikum
Tanda bintang * menunjukkan environment yang sedang aktif.
conda activate praktikumAwal baris perintah berubah menjadi:
(praktikum) C:\Users\NamaUser>
Mulai saat ini, semua paket yang dipasang akan masuk ke environment praktikum.
python --versionHasilnya:
Python 3.12.11
conda deactivateBaris perintah kembali menjadi (base).
Buat environment kedua dengan versi Python berbeda:
conda create -n latihan python=3.11Sekarang coba berpindah bolak-balik:
conda activate praktikum
python --version
conda activate latihan
python --version
conda activate praktikumSetiap environment memiliki versi Python sendiri dan tidak saling memengaruhi.
Aturan penting: selalu periksa nama environment di awal baris perintah sebelum memasang paket. Kesalahan paling umum bagi pemula adalah memasang paket saat environment belum diaktifkan.
conda activate praktikumPastikan muncul (praktikum) di awal baris perintah.
conda install -c conda-forge notebookKetik y ketika diminta konfirmasi. Proses ini mengunduh sekitar 200 MB, jadi pastikan koneksi internet stabil.
jupyter --versionJika muncul daftar komponen beserta nomor versinya, pemasangan berhasil.
Folder ini menjadi tempat menyimpan semua file program.
Windows:
mkdir %USERPROFILE%\praktikum-pemrograman
cd %USERPROFILE%\praktikum-pemrogramanmacOS:
mkdir ~/praktikum-pemrograman
cd ~/praktikum-pemrogramanCatatan: nama environment (
praktikum) dan nama folder (praktikum-pemrograman) adalah dua hal berbeda. Environment adalah tempat Python dan paket dipasang, sedangkan folder adalah tempat file program disimpan.
jupyter notebookYang akan terjadi:
- Terminal menampilkan pesan bahwa server berjalan.
- Browser terbuka otomatis pada alamat
http://localhost:8888/tree. - Halaman menampilkan isi folder
praktikum-pemrogramanyang masih kosong.
Jika browser tidak terbuka otomatis, salin alamat yang muncul di terminal, contohnya:
http://localhost:8888/tree?token=8f4b1c9e2a7d3f5b
Tempelkan alamat tersebut ke browser.
Selama bekerja dengan Jupyter Notebook, jendela terminal harus tetap terbuka. Menutup terminal akan menghentikan server.
Setelah selesai bekerja:
- Simpan seluruh pekerjaan.
- Kembali ke terminal.
- Tekan Ctrl + C, lalu ketik
ydan tekan Enter.
Pada halaman Jupyter Notebook di browser:
- Klik tombol New di sebelah kanan atas.
- Pilih Notebook.
- Pilih kernel Python 3 (ipykernel), lalu klik Select.
Klik nama Untitled di bagian atas halaman, ganti menjadi hello-world, lalu klik Rename.
Klik pada kotak kosong (disebut cell), lalu ketik:
print("Hello, World!")Tekan Shift + Enter untuk menjalankan.
Hasil yang muncul di bawah cell:
Hello, World!
Pada cell berikutnya, ketik kode berikut lalu tekan Shift + Enter, gunakan NIM dan Nama masing-masing:
nama = "12345XXX_Nama Lengkap"
kelas = "Praktikum Pemrograman"
print("Hello, World!")
print("Nama :", nama)
print("Kelas:", kelas)Hasilnya:
Hello, World!
Nama : 12345XXX_Nama Lengkap
Kelas: Praktikum Pemrograman
Pada cell berikutnya:
for i in range(1, 6):
print("Baris ke-", i)Hasilnya:
Baris ke- 1
Baris ke- 2
Baris ke- 3
Baris ke- 4
Baris ke- 5
Tekan Ctrl + S (Windows) atau Cmd + S (macOS).
File tersimpan dengan nama hello-world.ipynb di dalam folder praktikum-pemrograman.
| Tombol | Fungsi |
|---|---|
| Shift + Enter | Jalankan cell, lalu pindah ke cell berikutnya |
| Ctrl + Enter | Jalankan cell, tetap di cell yang sama |
| Alt + Enter | Jalankan cell, lalu buat cell baru di bawahnya |
| Tombol + | Menambah cell kosong |
| Menu Kernel → Restart | Mengulang dari awal jika program tidak merespons |
Selain melalui notebook, program Python juga dapat ditulis dalam file .py dan dijalankan lewat terminal.
Pada halaman Jupyter Notebook, klik New → Text File.
Ganti nama file menjadi hello.py dengan cara klik nama file di bagian atas.
Ketik kode berikut di dalam file, gunakan NIM dan Nama masing-masing:
# Program Hello World sederhana
def main():
nama = "12345XXX_Nama Lengkap"
print("Hello, World!")
print("Selamat datang,", nama)
main()Simpan dengan Ctrl + S atau Cmd + S.
Buka terminal baru (Anaconda Prompt di Windows atau Terminal di macOS), lalu jalankan:
Windows:
conda activate praktikum
cd %USERPROFILE%\praktikum-pemrograman
python hello.pymacOS:
conda activate praktikum
cd ~/praktikum-pemrograman
python hello.pyHasil yang muncul di terminal:
Hello, World!
Selamat datang, 12345XXX_Nama Lengkap
| Aspek | Jupyter Notebook (.ipynb) |
File Python (.py) |
|---|---|---|
| Cara menjalankan | Per cell di browser | Seluruh file sekaligus di terminal |
| Kegunaan | Belajar, mencoba kode, analisis data | Program utuh, aplikasi |
| Menampilkan hasil | Langsung di bawah cell | Di terminal |
| Tujuan | Perintah |
|---|---|
| Memeriksa versi conda | conda --version |
| Melihat daftar environment | conda env list |
| Membuat environment | conda create -n nama-env python=3.12 |
| Mengaktifkan environment | conda activate nama-env |
| Keluar dari environment | conda deactivate |
| Memasang paket | conda install -c conda-forge nama-paket |
| Melihat paket terpasang | conda list |
| Menghapus environment | conda remove -n nama-env --all |
| Menjalankan Jupyter Notebook | jupyter notebook |
| Menjalankan file Python | python nama-file.py |
| Berpindah folder | cd nama-folder |
conda activate praktikum
cd praktikum-pemrograman
jupyter notebook| Masalah | Penyebab | Solusi |
|---|---|---|
'conda' is not recognized (Windows) |
Menggunakan Command Prompt biasa | Gunakan Anaconda Prompt |
command not found: conda (macOS) |
conda belum aktif di terminal | Jalankan source ~/.zshrc, atau tutup dan buka kembali Terminal |
| Muncul pesan Terms of Service | Persetujuan channel belum diberikan | Jalankan perintah conda tos accept pada Bagian 5 |
jupyter: command not found |
Environment belum diaktifkan | Jalankan conda activate praktikum terlebih dahulu |
ModuleNotFoundError |
Paket dipasang di environment berbeda | Aktifkan environment yang benar, lalu pasang ulang paketnya |
Port 8888 is already in use |
Jupyter lain masih berjalan | Jalankan jupyter notebook --port 8889 |
| Browser tidak terbuka otomatis | Pengaturan browser default | Salin alamat bertoken dari terminal ke browser |
| Instalasi gagal karena path berspasi | Nama folder pengguna mengandung spasi | Pasang ulang Miniconda ke C:\miniconda3 |
Jika environment tidak dapat digunakan lagi, hapus dan buat ulang:
conda deactivate
conda remove -n praktikum --all
conda create -n praktikum python=3.12
conda activate praktikum
conda install -c conda-forge notebook| Sumber | Alamat |
|---|---|
| Dokumentasi instalasi Miniconda | https://www.anaconda.com/docs/getting-started/miniconda/install |
| Arsip installer Miniconda | https://repo.anaconda.com/miniconda/ |
| Dokumentasi conda | https://docs.conda.io/projects/conda/en/stable/ |
| Dokumentasi Jupyter | https://docs.jupyter.org/en/latest/ |